Saturday, August 24, 2019

Perbedaan Penggunaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis secara Lengkap

Perbedaan Penggunaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis





Pemilihan warna dalam dunia desain grafis merupakan hal yang paling crucial dan penting karena fungsi warna memiliki karakter yang berbeda. Karena di dalam dunia desain grafis ada dua unsur warna yaitu CMYK dan RGB dimana merupakan bagian dari sistem pewarnaan.  Sedangkan permasalahan dalam dunia desain grafis adalah terletak pada proses produksi  misalnya desain tersebut akan digunakan untuk media cetak atau media digitalisasi.

Sebagai contoh letak masalahnya disebabkan karena kekurangan pengetahuan terhadap informasi dalam penggunaan warna dalam desain grafis sehingga saat sebuah desain memiliki tampilan warna menarik pada layar monitor namun saat diproses untuk produksi ke media cetak hasilnya berbeda saat berada dilayar monitor.

Oleh karena itu, Pemilihan warna akan digunakan untuk apa perlu menjadi pertimbangan yang penting tujuannya agar tidak terjadi kesalahan pada proses produksinya. Sehingga banyak orang yang sering bertanya kenapa hasil cetak berbeda pada di monitor dengan saat diproses dengan menggunakan alat cetak seperti media mesin printer.

Mari bahas dua komponenpenggunaan system perwarnaan  CMYK dan RGBdalam dunia Desain Grafis.

Perbedaan Penggunaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis secara Lengkap

Mengenal system perwarnaan RGB


System perwarnaan RGB merupakan singkatan dari Red - Green - Blue sehingga ) ketiga warna tersebut apabila dikombinasikan maka akan terciptalah warna putih inilah mengapa RGB disebut ‘additive color’ yang dihasilkan biasanya dipakai untuk "input devices" seperti scanner ataupun"output devices" contohnya display monitor, dikarenakan komposisi warna-warna primernya berupa (Red, Blue, Green) dan hasilnya tergantung pada kemajuan pada perangkat teknologi alat yang dipakai sebagai contoh seperti CCD atau PMT pada scanner atau digital camera, CRT, LCD dan LED bahkan IPS pada display monitor.

Lalu bagaimana cara berkerja system perwarnaan RGB ini ?


Cara kerja Warna RGB (warna additive) adalah berfungsi untuk berbagi intensitas cahaya untuk mencerahkan warna latar gelap ( hitam) seperti layar media eletronik ( Monitor, proyektor dll) . Selain itu, Warna RGB memiliki ciri karakteristik warna terang serta  jelas dan juga menghasilkan ukuran file yang lebih kecil saat disimpan. Karena itu, Warna RGB lebih dipilih untuk mendesain terhadap visual pada tampilan digital.

Selain itu, warna yang dihasilkan oleh RGB selalu terang dan menyenangkan untuk dilihat, dikarenakan tujuan utamanya disetting untuk display monitor, bukan untuk diaplikasikan ke media cetak, sehingga penggunaan warna RGB lebih leluasa dalam bermain warna. Selain itu,  salah satu kelemahan system warna RGB bebas dari masalah karena tampilan sistem warna RGB akan selalu berubah sesuai dengan kapasitas/kemampuan grafis computer yang mensupportnya. Semakin vga grafis bagus dan monitornya semakin bagus maka hasil warna RGB yang ditampilkan akan  mengikuti kualitas perangkatnya.

Mengenal system perwarnaan CMYK

System perwarnaan CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Maka apabila dikombinasikan terdiri dari warna 100% Cyan, Magenta dan Yellow akan menghasilkan warna Hitam (Black), walaupun tetapi tidak 100% hitam murni melainkan abu-abu gelap. Namun system perwarnaan CMYK lebih sempurna karena memasukkan unsur hitam disana. Walaupun tidak hitam pekat alias rada keabuan sehingga sering dikenal dengan model warna berbasis pengurangan pada sebagian gelombang cahaya (substractive color model).

Lalu bagaimana cara berkerja system perwarnaan CMYK ini ?


Dalam system perwarnaa CMYK berkerja dengan cara mengabaikan warna putih (karena warna putih dianggap warna bidang cetakan/kertas). Sehingga Model system perwarnaan CMYK lebih cocok disimpan dengan menggunakan tipe file dengan format Jpeg/jpg.
Oleh karena itu, media cetak seperti printer biasanya menggunakan terdiri dari 4 tinta warna yaitu  Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Maka dari itu, Keempat tinta tersebut sering disebut sebagai Tinta / Warna Proses. Istilah Tinta Proses ialah tinta yang fungsinya dipergunakan untuk bisa menghasilkan warna pada proses teknik cetak tertentu, misalnya seperti offset lithography, rotogravure, letterpress atau sablon.

perbedaan RGB dan CMYK

Dimana letak Persamaan system perwarnaan CMYK dan RGB ?

  • System Perwarnaan RGB dan CMYK  memiliki kesamaan berupa warna primer.

Dimana letak Perbedaan system perwarnaan CMYK dan RGB ?

Perbedaan pada system perwarnaan CMYK

  • Terdiri dari 4 buah warna yaitu Cyan Magenta Yellow Black (biru, merah, kuning dan hitam )
  • CMYK termasuk dari system perwarnaan warna-warna primer yang paling sering digunakan pada printer
  • Mengabaikan warna putih karena apabila CMYK ( empat komponen warna digabungkan akan menghasilakn warna hitam )
  • System warna CMYK lebih sering digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media cetak

Perbedaan pada system perwarnaan RG

  • System perwarnaan RGB terdiri atas 3 warna yaitu Red Green Blue (merah, hijau, biru)
  • System perwarnaan RGB termasuk bagian dari warna-warna primer
  • Penggunaan System perwarnaan RGB lebih cocok untuk desain di media digitalisasi  website dan seperti di perangkat elektronik layar monitor
  • System perwarnaan RGB mengabaikan warna hitam karena jik System perwarnaan RGB di campur semua, maka akan menghasilkan warna putih

Kelebihan System perwarnaan CMYK

  • Cocok digunakan pada media cetak ( percetakan )

Kekurangan System perwarnaan CMYK
  • Feel Warnanya kurang dapat untuk desain media digitalisasi
  • Komposisi warnanya terbatas biasanya hanya 100 tingkat gradasi warna

Kelebihan System perwarnaan RGB

  • Komposisi warna memiliki jumlah 255 tingkat gradasi warna
  • Feel warna dapat untuk mendesain digitalisasi
  • Ukuran file digunakan relative lebih kecil
Kekurangan System perwarnaan RGB
  • Kualitas warna dipengaruhi pada factor kualitas kartu grafis dan komponen teknologi pada layar monitor


Demikian artikel dalam mengulas perbedaan penggunaan system warna CMYK dan RGB dalam sebuah desain grafis. apakah digunakan untuk media digitalisasi atau media cetak yang menggunakan alat media cetak seperti printer. semoga bermanfaat. tinggalkan komentar ya. 


No comments: